GERD, Gangguan Lambung Yang Harus Anda Waspadai

GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease ialah keadaan dimana asam lambung yang semestinya masih ada dilambung serta lakukan proses pencernaan naik ke kerongkongan. Keadaan ini karena disebabkan otot LES atau lower esophageal sphinchter yang disebut katup pemisah di antara lambung serta kerongkongan alami masalah atau melemah, hingga tidak bisa menahan naiknya asam lambung ke arah kerongkongan.

 

GERD ialah penyakit yang cukup umum didapati di warga, tetapi nyatanya ada banyak yang belum mengerti atau ambil perlakuan serius saat mereka mulai alami tanda-tanda GERD. Walau sebenarnya penyakit ini bila tidak diatasi dengan selekasnya, bisa mengakibatkan banyak masalah lain pada kesehatan badan serta emosional.

Karena itu berikut fakta-fakta dari penyakit GERD ini.

 

  1. Berlainan dengan maag

Sampai kini kita kenal penyakit yang terkait dengan lambung serta asam lambung ialah maag saja, serta sering memandang tanda-tanda yang kita alami untuk analisis penyakit GERD ialah maag. Walau sebenarnya maag serta GERD benar-benar berlainan, maag ialah keadaan masalah dimana asam lambung masih ada di lambung gejalanya ngilu atau rasa tidak nyaman di ulu hati, kembung, mual, muntah, sendawa, rasa cepat kenyang, atau perut berasa penuh.

 

Sedang GERD ialah keadaan dimana asam lambung naik ke kerongkongan, tanda-tanda yang merasa umumnya ada rasa ngilu serta terbakar pada bagian dada samping bawah serta kerongkongan, rasa tidak enak dimulut, sampai susah menelan.

Advertisements
  1. Terkait dengan masalah kekhawatiran serta serangan cemas

Menurut riset yang diedarkan tahun 2007 oleh Alimentary Pharmacology, mereka yang seringkali kuatir benar-benar beresiko dua sampai 4x terserang GERD. Ketidak mampuan untuk tenang serta mengatur emosi serta kekhawatiran membuat satu orang lebih gampang diserang serangan cemas serta masalah kekhawatiran sampai pada akhirnya GERD semakin lebih gampang menyerang.

 

Sebab waktu cemas serta begitu kuatir, lambung akan menghasilkan asam lambung sampai 3x lipat makin banyak dibandingkan waktu normal. Diluar itu kerena alami masalah kekhawatiran serta permasalahan mengatur emosi membuat satu orang jadi mengamalkan gaya hidup yang jelek seperti susah tidur sampai keperluan tidur tidak terpenuhi, jadi perokok serta peminum alkohol beberapa hal yang tidak sehat yang lain.

 

Karena itu penting untuk konsultasi dengan dokter untuk jalani psikoterapi buat menangani permasalahan emosional ini, butuh untuk cepat didapati mengapa serta bagaimana kita dapat jadi demikian gampang diserang kuatir serta cemas, untuk tahu langkah penanganannya.

Advertisements
  1. Gejalanya seringkali disalahartikan dengan penyakit jantung

Rasa ngilu serta tertekan yang ada pada bagian dada waktu alami GERD susah dibedakan dengan tanda-tanda serangan jantung, sebab menurut Stephen Kopecky, dokter spesialis jantung di Mayo Clinic Rochester “Saraf di dada memang tidak detil. Bila satu orang jarinya terpukul palu, dia akan langsung tahu jari mana yang terpukul. Tapi, bila satu orang cedera di jantung, paru, pankreas, atau lambung, semua akan memberikan tanda-tanda ngilu dibagian dada”.

 

Oleh karenanya penting lakukan cek kesehatan dengan periodik untuk tahu keadaan keseluruhnya sisi organ-organ badan, serta jangan meremehkan tanda-tanda awal serangan GERD untuk menanti semua jadi lebih kronis serta telat.

 

  1. Berefek memunculkan beberapa jenis komplikasi serta kanker

Waktu anda alami GERD cairan asam lambung akan naik ke kerongkongan karena otot LES yang melemah, keadaan ini bila berjalan lama serta terus-terusan akan mengurangi susunan kerongkongan sampai mengakibatkan cedera meradang, serta cedera radang ini bisa menyebabkan beberapa komplikasi seperti pembengkakan pita suara, radang kerongkongan, batuk asma, erosi gigi karena asam lambung yang naik kemulut, serta sampai kanker kerongkongan atau adenokarsinoma.

  1. Bermula dari gaya hidup

GERD ialah keadaan kelainan yang ada karena gaya hidup yang kurang baik serta sehat, dari mulai skema makan, jadwal tidur serta sudut pandang. Rutinitas merokok, minum alkohol serta minuman berkarbonasi tingkatkan risiko GERD untuk menyerang, sering konsumsi makanan yang pedas serta berlemak sangat tidak baik, makan tergesa-gesa, kurang minum air putih serta olah raga sangat dapat tingkatkan risiko beberapa penyakit untuk hadir.

 

oleh karenanya jadi bentuk mencegah atau penyembuhan, awalilah untuk mengaplikasikan gaya hidup yang baik serta sehat. Upayakan tidur cukup, makan cukup serta sehat, olah raga teratur serta teratur memperiksakan diri ke dokter untuk cek kesehatan badan dengan periodik.

 

Terima kasih telah membaca artikel ini.

Semoga bermanfaat.

Kasih saran dan kritik di kolom komentar.

Nantikan artikel kami selanjutnya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan